Friday, November 19, 2010

Harry Potter and The Deathly Hallow (part 1)

Harry Potter dkk
Saya mengikuti film HarPot sejak yang pertama, saya juga membaca bukunya mulai dari buku 1 sampe terakhir. Dan meskipun saya sudah tau akhir cerita dari HarPot ini, saya tetap saja ingin menonton tiap kali film-nya mulai tayang. Apalagi yang terakhir ini, film yang sampai di bagi dua bagian ini bener-bener gak mau saya lewati. Mulai tayang di Jakarta tepat hari ini, tanggal 19 November, 2010. Waduh, saya jelas sangat berminat nonton dooong.. Dan tadi akhirnya saya nonton, ini part 1 dan filmnya keren!! Bener deh.. Emang sih ada beberapa bagian yang bikin risih, tapi secara keseluruhan sih oke banget lah.. :D

Pokoknya harus nonton yang berikutnya.. Harus dan haruus... *keprok2*

Sunday, November 14, 2010

Nyomot Gambar

Gambar ini saya comot dari sini.. Ini blog milik Okke Sepatu Merah khusus nampilin gambar-gambar atau sketsa miliknya dalam memenuhi tantangan menggambar setiap hari selama 30 hari. 

Entah kenapa, saya suka dengan gambar yang ini. Temanya sebenarnya favourite place. Dan Okke menggambarkannya dengan ini dan diiringi tagline "Anywhere With You". Saya juga suka sekali dengan kalimat ini. Terdengar agak gombal, tapi memang seperti itulah. Tempat favorit saya juga sama dengan Okke. Dimana saja asalkan bersama si pacar. Dalam keadaan akur tentunya yah.. :p

Friday, November 12, 2010

Kalo Gak Mau Sakit Hati

taken from other web
Hari ini, di kantor saya dipaksa untuk merenung tentang sakit hati. Saya selalu merasa, terlalu banyak penyakit hati yang bercokol dalam kantor saya. Tiap orangnya selalu saja bertengkar dan berteriak satu sama lain. Ada saja hal-hal yang sebenarnya hanya hal kecil, namun karena intonasi dan kata-kata yang dipakai kurang baik, justru menyebabkan hal kecil itu menjadi besar dan merembet ke hal-hal lain. Lalu apa yang berikutnya terjadi? Sakit hati tentunya. Sakit hati yang terkadang tidak penting namun menjadi penting karena menyangkut "harga diri", katanya. 

Dan hari ini, seharian saya mendengar keluh kesah teman saya yang saling merasa sakit hati. Si A sakit hati karena ucapan teman saya, si B yang mengatakan kalau dia itu gak becus kerja. Di sisi lain, si B juga merasa sakit hati karena dia merasa kalo si A gak pernah mau dengar kata-katanya dalam hal pekerjaan. Ini jadi pertanyaan buat saya, jangan-jangan alasan sebenarnya si A itu dianggap gak becus kerja oleh si B, hanya karena si A gak nurutin semua perintah si B. Sayapun tidak bisa memberikan banyak tanggapan karena saya tidak pernah berada dalam posisi mereka berdua. Tapi yang saya tau pasti, alangkah tidak sehatnya hubungan kerja mereka karena dibarengi dengan saling sakit hati. Saya yakin, beberapa hari ke depan, mereka akan sama-sama meledak dan saling berteriak untuk meluapkan ke-sakit hati-an mereka.

Pulang kerja, iseng saya menuliskan beberapa kata berikut di Twitter. 

"enak banget kayanya kalo bisa punya hati yang mati rasa.. gak bakal ngerasain yang namanya sakit hati.. *smirk**"

Dan berikut ini tanggapan dari teman-teman saya.. :D

"kalo gak mau sakit hati, ya jangan kebanyakan ngarep.. *jleb*"

"jangan bikin orang lain sakit hati. karma itu ada loh.."

"cobalah untuk gak bergantung sama orang lain, biar gak sakit hati.."

"emang kebanyakan hati berasa sakit karena terlalu banyak berharap"

"kalo gak mau sakit hati ya gak usah idup aja!!"

"gak usah punya hati aja biar gak sakit hati.."

Nah, bisa dilihat kan variasi jawabannya? Ada yang berkesan sinis, ada yang bersifat simpatik. Ada yang menganggap kalo itu adalah hasil hubungan sebab-akibat. Pun ada yang menganggap itu adalah hasil akhir dari ekspektasi kita terhadap sesuatu.

Bagaimana dengan saya sendiri? Buat saya, sakit hati itu hal yang wajar. Malah sangat manusiawi sebenarnya. Tanpa saya sadari sekalipun, saya pasti pernah atau bahkan sedang menyakiti hati orang lain. Entah itu rekan kerja yang saya tertawakan ketika sedang melakukan hal-hal bodoh, entah itu asisten yang kadang saya marahi karena melupakan hal penting titipan saya, entah itu resepsionis yang saya beri tatapan sinis karena dia gak mau membawakan paket saya padahal jelas-jelas itu adalah tugasnya. Dan banyak contoh lain yang tidak perlu disebutkan lagi. Jadi, sebaiknya jangan melarut-larutkan rasa sakit hati itu. Bisa menggerogoti hal-hal baik yang ada pada diri sendiri. Lebih baik kita introspeksi diri sendiri saja, apa iya kita sudah bisa hidup tenggang rasa hingga memperkecil kemungkinan menyakiti hati orang lain.

Tapi apakah saya juga pernah merasa sakit hati? Tentu saja pernah, malah cenderung sering. Dengan teman sekantor maupun dengan pasangan.. Tapi itulah arti hidup bagi saya, proses sakit hati adalah salah satu pemanisnya..

Sunday, November 07, 2010

Kotamu di Sana Kotamu

Di sana                                                                
Saat sebuah percakapan dibuka
Bercanda
Saat kau masih di sana

Kotamu luka
Luka saat aku merindukanmu
Kotamu luka
Luka saat aku mengingatnya

Kotamu di sana
Di sana kotamu

Rindu
Aku merindukanmu
Sebesar kau merindukan kotamu

Borneo
Tempat yang akan kau tuju

Kutunggu di Pintu Langit (hal. 40)

Tanpa sadar, membaca puisi ini langsung saja menarik ingatan saya kembali ke masa beberapa tahun yang lalu saat saya menjejakkan kaki saya di sebuah kota yang tidak kalah indah dengan Borneo. Kota yang meninggalkan seberkas luka dalam ingatan, juga membuat saya sulit untuk menghilangkan kesan suram dan gelap setiap kali saya mengingatnya. Tanpa sadar, hanya senyum getir saja yang dapat saya suguhkan.

Kesan ini juga yang saya tangkap dalam tiap puisi, cerita pendek maupun foto juga lukisan dalam buku ini. Entah apa yang membuat Ericka mampu menceritakan sesuatu yang suram dan penuh dengan kehilangan dalam tiap ceritanya mengingat umurnya yang masih sangat muda ketika membuat buku ini. Namun selain kesan suram, saya berhasil menemukan berbagai binar kesetiaan dalam tiap cerita. Kesetiaan pada sahabat, suami, keluarga juga kesetiaan pada penantian menuju kematian. Ah Ericka, cobalah untuk sedikit memberi cahaya bahagia dalam tiap kalimatmu. Mungkin sayapun akan dapat tersenyum tanpa getir saat membacanya..

cari bersama itu saat tanganmu memegang erat tanganku
cari bersama itu saat matamu menembus bola mataku
dan cari bersama itu saat ceritamu bertukar dengan ceritaku... (hal. 23)

maka kuharap kamupun dapat terus bersamaku...

Morning Text

Pagiii.. *nyodorin kelingking*
To: ..Si PacaR..
+628569xxxxxxx
Sent: 07:18:53
11-07-2010


Hahaha, pagi.. Aq gak marah kq..
Sender: ..Si PacaR..
+628569xxxxxxx
Received: 07:40:57
11-07-2010


*jingkrak-jingkrak seneng* 
pacarku emang paling baik sedunia deh.. 
makasih ya Allah.. :)

Saturday, October 30, 2010

Quote of the Day

time goes by much slower when you miss the one you love..









setelah bertemu si pacar dan bernyanyi bersama anak-anak GRI, yang dilanjutkan makan bersama di food court. sesudahnya hunting buku di Gramedia, baru habis itu pulang.. entah kenapa, waktu terasa lambaaaaat banget menuju hari minggu. aku merasa masih belum puas ketemu si pacar.. :p
*berdoa biar cepet-cepet besok*

Sunday, October 24, 2010

Rokkap

Film ini bercerita tentang kisah cinta gadis desa penderita tuna netra yang pandai melukis dengan pria yang datang dari kota dan berprofesi sebagai fotografer. Berlokasi di danau Toba, film ini mengambil budaya Batak sebagai latar belakang kisah ini. Sepanjang film, ada banyak dialog yang menggunakan bahasa Batak, untungnya diberi terjemahan di bagian bawah layar sehingga memudahkan orang lain (baca: saya) untuk mengerti percakapan dalam film ini. Alurnya yang sangat cepat dan ending yang sama sekali tidak saya duga membuat saya memberikan 3* buat film ini. 

Pas nonton film ini, gak tau kenapa saya merasa kalo yang ada di dalam studio itu pastilah rata-rata orang Batak yang sangat cinta sama sukunya sendiri.. *lirik yang disebelah*
Mereka mampu tertawa seketika waktu mendengar sang tokoh berbicara dengan bahasa Batak, sedangkan saya harus repot-repot membaca teks terjemahan di bawahnya dulu untuk kemudian tertawa. Ya kan? Positif deh mereka semua orang Batak.. Sayang banget filmnya cuma berdurasi sekitar 1 jam. Padahal kalau menurut saya, film ini masih bisa di eksplor lagi biar lebih cihuy. Untungnya saya suka sama Kinaryosih dan Alex Abbad, jadi saya enjoy aja selama film ini main.. Terimakasih pacar, udah narsis banget sampe ngajakin nonton film ini..

Remang..

Jika kamu adalah cahaya, dan aku hanyalah gelap..
Maukah kamu membuang sedikit cahayamu,
untuk bertemu denganku dalam remang?


Bintaro, 10.23.10

Friday, October 22, 2010

Selesainya Babak Yang Itu..

Sesudah berjuang kurang lebih selama 2 bulan, akhirnya proyek LFL itu selesai juga. Menghasilkan 1x sakit parah, 3x sakit panas, puluhan kali pulang tengah malam dan tak terhitung jumlahnya untuk ribut-ribut dengan orang pabrik.. Dan malam tadi, saya beserta beberapa teman lainnya sedikit merayakan. Cukup yang dekat saja, di Setiabudi Building. Di Leko tepatnya..

Dan ini hasilnya, maaf rada bureng maklum cuma pake yang 3.2 mp sih.. :D




Setelah menghabiskan berbagai jenis iga dan gosip, kami pulang dalam keadaan kenyang dan senang tentunya. Mungkin karena hari ini adalah hari Jumat, yang buat sebagian banyak orang merupakan early weekend, diluar gedung banyak sekali orang yang menuju starbucks dan mengambil foto. Bikin kita iri dan akhirnya mengikuti jejak mereka..


Yang berikut ini special buat yang belum pernah ke Solaria dan akhirnya cukup dengan foto di depannya saja. Hehehe meskipun ada catatan juga, tulisan Solaria-nya harus kelihatan di foto. Coba deh, kelihatan apa nggak nih..


Kalo ada sesi foto-foto, berarti pasti ada sesi foto khusus sama si adek Hera..


Bad Feeling

Sudah beberapa hari belakangan ini, aku ngerasa ada yang gak beres sama feeling aku sendiri. Sumeng, uring-uringan gak jelas, ah pokoknya bad feeling entah kenapa. Kayak ada yang gak beres, tapi gak tau apa. Aku sih ngerasa semua aspek hidup dalam zona aman untuk saat ini. 
Kadang, disaat lagi gak ada kerjaan, bengong, tanpa sadar mataku udah berkaca-kaca. Ah perasaan yang aneh. 
Ya Allah, tolong lindungi semua orang-orang yang aku sayangi.. Amin.

Saturday, October 09, 2010

Marah..

Bukan cuma langit yang bisa marah, menggeram dan mengeluarkan emosinya hingga menghitamkan awan dan menurunkan petir.. Aku juga bisa marah. Hanya saja aku tak mampu menggeram apalagi membuat awan menjadi hitam. Aku hanya mampu terdiam, untuk lalu tanpa sadar meneteskan airmata..

Kuningan, Oct 9th 2010

Monday, October 04, 2010

Resident Evil 4 : After Life (3D)

Buat aku, film ini keren.. Film 3D yang tidak boleh dilewatkan..
Dengan adanya Mila Jovovich dan Wentworth Miller, semakin tidak boleh dilewatkan deh..
Action yang ok, bikin kaget berkali-kali, bikin kaya mau dibacok beneran. Hehehe
Setelah ngidam dari pas thriller-nya muncul, akhirnya beneran nonton film ini.
Senangnyaa.. Makasih buat yang udah manyun-manyun tapi mau nemenin nonton juga.. :)

Kali ini Alice ada di Alaska, mencari Claire dan K-Mart. Dan seperti biasa, dia sendirian. Cuma bermodalkan beberapa senjata api dan bahan peledak. Zombie yang berkeliaran semakin aneh bentuknya, ditambah lagi tiba-tiba ada makhluk tinggi besar yang bawa senjata semacam gada besar dan mukanya ditutupin pake karung goni. Ini lebih mirip monster ketimbang zombie sih sebenernya. Dan gak tau juga itu monster asalnya darimana. Yang jelas dia susah matinya..
Pas udah sampe di gedung yang masih ada manusianya, Alice cuma berdua sama Claire dan nemuin beberapa manusia yang belum terinfeksi virus. Tapi berakhir dengan cuma 4 orang yang selamet.
Nah, masalahnya adalah di akhir film muncul deh tuh jenis musuh baru yang sepertinya bakal bikin ada film Resident Evil 5.. Enjoy!!

Saturday, September 18, 2010

Sms Cinta.. Uhuk..

Meeting you was a fate.
Becoming your friend was a choice.
But falling in love with you is
something i cannot control over..
*kisskiss


To: Si Pacar
+628569xxxxxxx
Sent: 22:22:19
09-17-2010

Friday, September 17, 2010

Sakit yang Kesekian Kalinya

Setelah kejadian gejala tipes yang terakhir kali ituh, 
saya jadi gampang sekali merasa capek atau merasa hampir sakit. 
Nah kemarin kejadian lagi, pagi hari masih gak ngerasa mau sakit sama sekali. 
Mendadak sampe kantor, saya merasa kedinginan 
(yang tadinya saya kira karena ac, belakangan ketahuan ternyata itu karena saya emang lagi meriang.. :p) 


Pas siangnya, udara itu puanaasnya hampir pol banget. 
Pikiran pertama yang melintas di pikiran saya adalah beli eskrim (nice choice..) rasa coklat campur vanilla. 
Beli dong saya, langsung aja disantap sampe habis. 
Berikutnya, saya terpaksa bertugas mendyeing in-house beberapa material di pantry. 
Selesai dari pantry, barulah saya merasa aneeeh... 
Gak biasanya saya sakit cuma gara-gara minum eskrim aja. 
Malam hari, jelas saya tepar. 
Bahkan ketika sms ke si pacar sekalipun, huruf-huruf yang saya pakaipun sudah acak-acakan semua.. :)


Paginya, sama sekali saya gak sanggup beranjak dari tempat tidur.
Gak nengok hp sama sekali dan cuma bisa nyamber hp si mamah,
langsung sms orang kantor buat nitipin kerjaan dan bla bla bla lainnya.
Parahnya, saya sama sekali gak inget buat nge-cek atau ngeluarin hp sendiri dari tas.. :p
Aktivitas saya selanjutnya bisa ditebak, tidur-bangun-makan yang berulang terus.


Dan tak terasa, bangun-bangun sudah jam 14.44 dengan badan yang sudah jauh membaik.
Baru deh kepikiran nge-cek hp dan taraaa.. 4 miskol dan 4 sms dari si pacar.
Hwaaa.. buru-buru baca dan bales sms, dan barulah merasa bersalah..
Maafkan akuuuu, janji deh lain kali inget buat ngabarin dulu..
Sekali maaf yaaa.. Ah, untung si pacar orang yang baik. Jadi sayapun dikasih maaf.
Hehehe.. jadi berasa lebih cepet sembuh ya kalo gini.. *kisskiss

Rindunya Kopi

hari ini dia sakit.
hanya sanggup tertidur panjang.
tanpa melirikku sedikitpun.
biasanya ia menyentuhku 3x sehari.
seperti minum obat.
padahal aku sudah merias diri.
memakai hiasan krim dan gula.
namun tetap saja ia menolak untuk mencicipku.
semoga ia cepat sembuh.
agar ia kembali menemukan hasratnya untuk menghiasi hariku..


ayu,
yang gila kopi tapi lagi gak boleh ngopi karna lagi sakit

Wednesday, September 08, 2010

Rabu

datang setelah selasa dan sebelum kamis. 
aku tak pernah ingin pergi dari rabu. 
sungguh. 
tapi rabu selalu 
meninggalkanku sendiri untuk bertemu kamis. 
padahal aku hanya ingin rabu dalam hidupku. 
entah kenapa... 


Bintaro, 09.08.10

Tuesday, September 07, 2010

Kopi

hadir dalam sepiku.
ada dalam sibukku.
menetap dalam hidupku.
manis dan pahit jadi satu.
membuat candu.
seperti hidup bersama kamu.



Bintaro, 09.07.10

Tuesday, August 31, 2010

aku hanya ingin egois

bukan sekali dua aku melewati masa-masa seperti ini.
setiap langkah dan pilihan yang aku ambil,
hanya menambah banyak wajah dan gelisah yang harus kulewati.


tidak pernah terlintas untuk merebut mimpi orang lain.
bahkan aku sendiri tidak berani memegang mimpi.
dan jika tiba saatnya aku bersinggung dengan mimpi milik orang.
aku hanya mampu menunduk, mundur, lalu pecah berkeping.
menyusun lagi dari awal untuk lalu kembali pecah.


dan aku kembali mengusik angan yang bukan milikku.
tapi kali ini rasanya beda.
aku sungguh tidak ingin menunduk apalagi mundur.
aku ingin terus berada di tempatku yang sekarang.
aku ingin punya angan sendiri.
ah, aku hanya ingin egois..
bolehkah?

Monday, August 30, 2010

what i feel about you

feel lucky to have you in my life,
don't care what other people say about us,
just put my trust on you,
as much as i care about you..


Kuningan, 08.30.2010

Sunday, August 29, 2010

Hebat - Tangga

bagaikan tetesan hujan di batasnya kemarau
berikan kesejukan yg lama tak kunjung datang
menghapus dahaga jiwaku akan cinta sejati

* betapa sempurna dirimu di mata hatiku
tak pernah kurasakan damai sedamai bersamamu
tak ada yg bisa yg mungkin kan mengganti tempatmu

**kau membuat ku merasa hebat
karena ketulusan cintamu
ku merasa teristimewa hanya
hanya karena, karena cinta
kau beri padaku sepenuhnya
buatku selalu merasa berarti

kini ku merasa hebat
karena kau yang membuatku makin kuat
jantungku bergerak cepat
semua yg berat bisa lewat
inikah cinta yg sejati

melayang ku terbang berenang di awan
tak akan kita kan lepas dan jatuh sekarang
cinta, sang cinta, kita kan terus mencinta

note: buat yang disana, terimakasih sudah membuatku merasa hebat.. :)

Kuningan, 08.27.2010

Sunday, August 15, 2010

Iri Pada Naruto

di saat kerjaan sedang menggila, 2 order jalan barengan. mendadak semuanya jadi kacau.
iam really not a wonder woman.. pusing rasanya. dan menguras banyak waktu tentunya..
saat sedang melengkapi orderan A, mendadak dapat laporan kalo ada banyak yang missing dari orderan B.
langsung banting setir ngurusin orderan B, tapi malah jadi bikin orderan A terbengkalai.
serba salah banget.. hufth..


jadi inget kalo Naruto bisa punya bayangan sampe 100, sepertinya kok enak yah.
bisa mengerjakan banyak hal di waktu yang bersamaan.. 
pastinya gak akan bikin sakit, gak akan makan waktu dan pikiran secara berlebihan.


tapi kembali lagi ke dunia asli, semuaya memang harus dikerjakan.
dari pagi sampe malem, kadang sampe pagi lagi..
kalo semuanya dilakukan dengan senyuman, semoga semangat sayapun tidak akan berkurang..

Thursday, August 05, 2010

Rahim

Rahim -- Fahd Djibran
Hai, kenalkan namaku Janin. Aku sudah cukup lama tinggal disini. Tapi sebelum kesini aku harus naik kereta berwarna merah di jalur tiga. Hobiku bergerak dan tidur. Kombinasi yang aneh ya? Aku suka sekali menggerakkan kepala, apalagi menekuk lengan dan kaki. Tapi aku juga suka sekali tidur. Tempat ini nyaman sekali, lagipula aku punya rambut pelindung yang bernama lanugo kalau kalian ingin tahu.. 

Dari sini aku kerap mendengar musik juga suara-suara yang berasal dari luar sana. Aku merasa sangat nyaman mendengarnya. Jika aku mendengarkan dengan saksama, ada banyak makna dibalik musik ataupun suara-suara yang kudengar. Ada keindahan di setiap dentam suara yang mampir di pendengaranku. Keindahan yang sepertinya hanya bisa dirasakan. Dalam hati. 

Aku banyak belajar disini. Termasuk dari mimpi. Aku seringkali bermimpi dan akhirnya menemukan hal-hal baru. Tidak sekali dua aku salah jalan dalam mimpiku. Dan akupun akhirnya memetik sesuatu dari setiap kesalahanku. Bahwa memang seharusnya aku membiarkan hati untuk memutuskan kemana aku harus melangkah. Bukan hanya berdasarkan apa yang aku lihat. 

Oiya, tadi aku menerima rapor menjelang kelulusan. Dan ternyata nilaiku buruk. Aku terlalu banyak menghabiskan banyak waktu untuk mengobrol dan tidur. Padahal aku tidak pernah berniat untuk menyia-nyiakan waktuku loh.. Tapi semakin lama aku disini, tempat ini terasa semakin sempit untukku. Aku semakin sulit bergerak, air di sekelilingku pun terasa semakin sedikit. Ah, kenapa ini ya? Ditambah lagi posisiku berputar dan membuat kepalaku berada di bawah sekarang ini. Aku sudah benar-benar tidak betah disini. Sepertinya tiba saatnya untuk keluar dari sini.. 

Apa aku sudah memberitahu kalian dimana aku tinggal? Sepertinya belum ya. Aku tinggal si suatu tempat bernama Rahim. Pemilik Rahim ini bernama Ibu. Ibu selalu saja rela membiarkan dirinya menjadi sasaran gerakku.. Ah, Ibu memang sangat baik hati. Sekeluarnya aku dari sini, aku akan membalasnya semua kebaikannya. Janji. 

Janin, 
usia 37 minggu di Rahim seorang Ibu 

----------------------------------------------------------------------- 
Note untuk Mas Fahd Djibran: Tanpa bermaksud menyaingi polisi typo, saya menemukan bahwa Mas Fahd Djibran dengan sangat sengaja menuliskan tuhan dengan huruf “t” kecil namun menuliskan Dokter dengan “D” besar dan Hidup dengan “H” besar. Kira-kira ada maksud tertentu atau hanya ingin membuat sesuatu yang berbeda saja ya? Ah, jika bertemu dengannya saya akan menanyakan hal ini.. 

Wednesday, August 04, 2010

Nights In Rodanthe

Nicholas Sparks
Adrianne terbiasa hidup untuk keluarganya. Untuk suaminya, juga anak-anaknya. Saat sang suami meninggalkannya demi wanita lain, Adrianne bukan hanya kehilangan suaminya. Tapi Adrianne kehilangan semangat dan hidupnya. Tertinggalkan bersama anak-anak mereka yang tentunya juga kehilangan figur keluarga yang utuh. 

Paul terbiasa hidup untuk pekerjaannya. Untuk keluarganya, melalui pasiennya. Saat ia banyak meninggalkan momen bersama keluarganya dan sang istri menyerah, barulah Paul sadar. Ditambah dengan kematian salah satu pasiennya, membuat Paul ingin memperbaiki hubungannya dengan keluarganya. 

Adrianne ditakdirkan bertemu dengan Paul untuk berbagi kasih sayang. Untuk saling menyadarkan bahwa masih ada sesuatu yang bisa mereka raih. Untuk saling mengetahui bahwa masih ada orang yang peduli pada hidup mereka. Untuk saling mengingatkan bahwa mereka masih pantas mendapatkan cinta dan kasih sayang yang sebelumnya telah ditelan habis oleh kehidupan. Juga saling membantu untuk berdamai dengan hidup lama yang selama ini masih saja mengintip dari balik punggung kehidupan mereka.. 

Saya tidak pernah berada dalam posisi Adrianne sebelumnya. Namun saya menghabiskan waktu remaja saya untuk melihat seseorang dalam posisi seperti Adrianne. Setelah hidup lama menghancurkan impiannya, pertemuan dengan seseorang yang istimewa memang mampu membuat hidupnya yang hampir hancur kembali berseri. Wajah yang nampak lebih cantik, bahasa tubuh yang menjadi lebih halus, tawa yang semakin sering terdengar juga mata yang entah mengapa bisa nampak lebih bersinar. Tak pernah terbayang jika ia harus mengalami ending yang sama dengan Adrianne di buku ini. 

Kehilangan memang hanya bisa ditolerir dengan kembali mendapatkan, 
bukan mendapatkan kembali..
Apa yang sudah hilang, tentu sudah tidak seharusnya diratapi.
Jangan takut akan kehilangan..
Karena semua yang tidak akan kembali,
masih akan membentuk kenangan untuk menetap dalam dirimu.
Ambillah cahaya positif dari semuanya untuk kau pancarkan kembali.
Untuk hidupmu, juga untuk hidup orang terdekatmu..
 

Kuningan, 08.04.10 
-ayu, berteman kopi-

Sunday, August 01, 2010

Sehari Kondangan

Hari ini udah berencana buat dateng ke resepsinya mas Tomo di Cileduk. Karena (seperti biasa) gak tau jalan menuju sana, maka sayapun menuju Radal (kosan kak Roos) biar berangkatnya bisa bareng yang disana.. Sudah ada k'Mute, Azia, k'Naga, mbak Erry, Ijul, k'Harun, kang Erie, Rhe yang udah standby dari keknya. Mereka semua keliatan oke banget deh pake baju buat kondangan..


Tuan rumahnya sendiri k'Roos baru datang beberapa saat kemudian bareng sama k'Lita, k'Miaaa dan k'Indri. Mereka habis pada dari salon buat pake kebayaan, khusus buat nikahan Mas Tomo ini. Sebelum berangkat bersama, kamipun mejeng buat foto dulu.. Nice picture then..


Di depan Radal..
Kamipun berangkat, terpisah dengan 3 taxi yang berbeda kamipun kembali bertemu di gedung tempat resepsi pernikahan Mas Tomo. Berikut banyak adegan yang tertangkap selama kami kondangan..


k'Naga, k'Harun, me, k'Mute, mbak Erry, k'Indri, kang Erie, Rhe
Ini dia hasil dari salon, cantiiiiik... k'Lita, k'Miaaa en k'Roos
Nah ini yang ganteng-gantengnya.. k'Harun, kang Erie en Ijul
Sedikit drama di kondangan..
Ini foto bersama mempelai..
Ini dia mempelainya..
Okay, kami kurang satu orang nih...
k'Indri en me..
Selesai kondangan, gak tau kenapa keknya kami gak rela banget kalo langsung pulang. Pengennya maen aja.. Akhrinya, kami memutuskan untuk karaokean aja di Inul Vista Melawai. Kami menghabiskan banyak suara dan energi disana. Bersenang-senanglah pokoknya..

Beginilah kalo kami senang konsen bernyanyi
2 jam penuh bernyanyi, bikin kami kelaparan. Semangat bernyanyi hilang, semangat makan pun datang.. Kami berjalan kaki menuju Blok M Plaza dan berlabuh di Rice Bowl untuk mengisi perut yang benar-benar kosong..


Wajah-wajah kelaparan
Perjalanan bersama kamipun berakhir disini. Semua memutuskan untuk pulang, merebahkan diri teringat esok kami harus kembali ke rutinitas masing-masing.. Sampai bertemu di acara selanjutnya.. :)